NADIKABAR.COM — Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir mengajak warga negara Indonesia (WNI) di Jepang memberikan dukungan langsung kepada kontingen Merah Putih selama mengikuti Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
"Kami juga akan meminta warga Indonesia yang ada di sini untuk hadir pada acara pembukaan. Sebanyak yang bisa kami kerahkan itu akan kami lakukan," kata Kartini seusai acara penyambutan kontingen Indonesia di Hotel Hilton Nagoya, Jepang, Sabtu (17/10).
Kartini mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo telah menjalin komunikasi dengan sejumlah kelompok masyarakat Indonesia di Jepang agar dapat turut memberikan dukungan kepada para atlet dan ofisial selama mengikuti ajang tersebut.
"Kami juga berkolaborasi dengan masyarakat Indonesia, pimpinan-pimpinan dari kelompok-kelompok yang ada untuk bisa sewaktu-waktu kalau diperlukan membantu kontingen kita yang ada di Nagoya," ujarnya.
Menurut Kartini, dukungan KBRI Tokyo terhadap kontingen Indonesia telah dilakukan sejak sebelum kedatangan para atlet di Jepang.
Pihaknya terlebih dahulu meninjau sejumlah lokasi di Nagoya, kemudian menyambut dan mendampingi rombongan Indonesia sejak tiba di bandara hingga menuju tempat akomodasi.
KBRI Tokyo juga menyiapkan petugas yang bersiaga untuk membantu berbagai kebutuhan kontingen selama berada di Jepang.
Kartini berharap dukungan tersebut dapat membantu kelancaran kegiatan kontingen sehingga para atlet bisa menjalani pertandingan dengan baik dan meraih prestasi terbaik.
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia Reda Manthovani menyambut baik keterlibatan WNI di Jepang untuk memberikan dukungan langsung kepada para atlet.
Menurut Reda, kehadiran suporter Indonesia di arena pertandingan memiliki arti penting karena dapat menambah semangat para atlet yang sedang berjuang membawa nama bangsa.
"Suporter Indonesia ini biasanya terkenal dengan suaranya, ramainya gitu. Suaranya minimal seperti Pak Senny Marbun, suaranya menggelegar," kata Reda.
"Jadi, itu akan sangat membantu, karena dengan kehadiran masyarakat Indonesia, teman-teman atlet ini akan merasa lebih diperhatikan, lebih diatensikan, dan lebih dihargai," ujarnya menambahkan.
Reda juga menyampaikan apresiasi atas dukungan KBRI Tokyo sejak kedatangan kontingen Indonesia di Jepang.
Dalam acara penyambutan tersebut, Kartini turut menyampaikan harapannya agar keikutsertaan Indonesia dalam Asian Para Games tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan dengan negara lain.
"Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan baik, semua lancar dan dilancarkan, sukses, dan kita ingin melihat kontingen Indonesia ini meraih medali. Tapi seperti tadi saya katakan, yang terpenting dari semua adalah persahabatan antarnegara yang kita jalin," kata Kartini.
Indonesia menurunkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga pada Asian Para Games 2026 yang berlangsung pada 18–24 Oktober.