NADIKABAR.COM β€” Dudung: Malaysia Kirim Tiga He (NadiKabar) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan pemerintah Malaysia telah menyiapkan 52 personel dan tiga helikopter untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indoneia.

"Kemarin juga ada dari Malaysia akan memberikan bantuan tiga heli, kemudian 52 personel," kata Dudung saat jumpa pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin.

Dudung mengapresiasi bantuan yang telah diberikan Malaysia kepada pemerintah Indonesia.

Menurut Dudung, selama ini Indonesia tidak pernah menutup diri akan tawaran bantuan dari negara lain. Pemerintah justru sangat menghargai setiap bantuan yang ditawarkan negara lain.

Namun, dia menjelaskan, pemerintah tentu harus mendiskusikan terlebih dahulu terkait teknis tata cara pengiriman bantuan dan pengoperasiannya di lapangan.

"Nanti teknis di lapangan ini juga banyak kendala-kendala, ya, masalah distribusi BBM dan sebagainya. Itu tidak serta-merta hanya alutsista," kata Dudung menjelaskan.

Karenanya, pemerintah perlu mempersiapkan teknis operasi penanganan karhutla yang dilakukan negara asing.

Dengan demikian, diharapkan bantuan asing itu dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam memaksimalkan operasi pemadaman karhutla.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Arrmanatha Nasir menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan untuk menerima bantuan dari negara-negara tetangga dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Tanah Air.

Ia menuturkan, mekanisme bantuan tersebut sudah dalam proses pembahasan di level teknis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

β€œItu sudah dibahas ya, dan itu sekarang dalam proses. Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya,” ujar Arrmanatha Nasir seusai menghadiri rapat tertutup dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Ia mengatakan, Presiden Prabowo menaruh perhatian serius terhadap penanganan karhutla mengingat dampaknya yang besar terhadap berbagai daerah maupun kawasan.

Sebanyak 60.177 personel gabungan dari pemadam kebakaran (damkar), TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan di daerah, dan relawan telah diterjunkan hingga 13 Oktober lalu.

Sejumlah alutsista, seperti helikopter dan pesawat, juga telah dikerahkan untuk membantu operasi pemadaman menggunakan metode water bombing serta menjalankan operasi modifikasi cuaca.

β€œLangkah-langkah yang telah dilakukan Indonesia selama ini sangat kuat ya. Ini menunjukkan komitmen kita untuk segera menyelesaikan masalah ini,” kata Arrmanatha.

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyampaikan bahwa Pemerintah Malaysia siap membantu pemadaman karhutla di Indonesia saat bertemu Presiden Prabowo dan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada 18 September lalu.

Malaysia akan mengerahkan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 personel pemadam kebakaran untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia.

Prabowo mengatakan dukungan negara-negara sahabat menunjukkan persoalan kebakaran hutan tidak hanya menjadi perhatian Indonesia.

"Ini adalah masalah lingkungan hidup yang mempengaruhi banyak pihak dan walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi mereka ingin bantu kita, dan kita terima dengan baik," katanya.