Hanya saja, Petrus juga mengaku belum mendapatkan keterangan utuh soal dugaan bullying tersebut. Ia menyebut hal ini masih didalami oleh penyidik.

"Bully-nya seperti apa, seperti tadi kita jelaskan, semua masih didalami. Penyidik masih mendalami," jelasnya.

Selain soal motif, Petrus menyebutkan bahwa penyidik saat ini masih mendalami asal-usul senjata laras panjang yang diduga digunakan pelaku untuk menembak korban. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

"Tim penyidik menjelaskan, untuk saat ini satu orang. Karena ada pertanyaan dari mana dia memiliki senapan laras panjang itu, itu masih didalami. Dan penyidik melakukan proses ini sangat profesional karena semua informasi apa pun di-cross check, termasuk mereka memiliki data yang sangat akurat yaitu CCTV," ucapnya.

Petrus juga menyinggung soal kabar bahwa pelaku memiliki gangguan kejiwaan. Ia menyebut bahwa informasi tersebut juga masih didalami oleh penyidik Polda Metro Jaya.