Pelatihan tersebut akan didukung 429 unit mesin dan peralatan konveksi yang direncanakan ditempatkan di SMKN 1 Kota Bekasi. Sarana tersebut mencakup mesin jahit industri, mesin obras, mesin interlock, mesin pemotong, serta perlengkapan produksi lainnya. Materi pembelajaran diarahkan pada pengoperasian mesin, pembuatan pola, pemotongan bahan, teknik menjahit, penyelesaian pakaian, dan pemeriksaan kualitas hasil produksi, dengan dukungan instruktur dari PT Sentosa Garmindo Pratama.

Kombes Putu menambahkan, Program Poliran sejalan dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' dalam arah kebijakan prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yang mendorong kepolisian hadir sebagai mitra dalam menjawab kebutuhan warga. Melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan dan industri, Polres Metro Bekasi Kota berupaya memperkuat kesiapan kerja generasi muda sekaligus memperluas akses pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan keterampilan produktif.

"Kepedulian kami tidak berhenti pada siswa yang mengikuti pelatihan tahap awal. Kami juga ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat yang sedang mencari pekerjaan untuk memperoleh keterampilan dan meningkatkan peluang penghasilan. Karena itu, program ini akan terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga Kota Bekasi," pungkas Putu Kholis.