"Dengan menampilkan nama Sekolah Berintegritas saja, setidaknya auranya itu sudah menyebar ke semuanya. Harapannya ini menyebar ke semuanya," ucap Setyo.

Ia menekankan pemberantasan korupsi tidak cukup mengandalkan penegakan hukum. Adapun pencegahan perlu dibangun melalui pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini.

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan orang-orang pintar. Kejujuran, komitmen, konsistensi, dan integritas harus menjadi bagian dari karakter peserta didik.

"Secerdas apa pun teknologi, tidak akan bisa menggantikan integritas," tutupnya. (prf/ega)