Kala itu, hampir setiap hari, wisata Batu Luhur selalu ramai dikunjungi orang untuk berenang dengan panorama perbukitan atau sekadar duduk santai sambil menikmati suasana bebatuan alam kaki Gunung Ciremai di Batu Luhur. Ia berharap, semoga ke depan, objek wisata Batu Luhur dapat kembali bangkit seperti sedia kala.

"Sudah 2 tahun, 3 tahunan lah terbengkalai. Padahal dulu ramai. Apalagi kalau mau liburan. Sayang banget lah. Harapannya ya buka lagi yang bagus, terus ya anggotanya bersatu biar ramai," tutur Dedi, Kamis (3/9/2026).

Senada dengan Dedi, warga Kuningan lain, Barnas, juga memaparkan hal serupa. Menurutnya, dulu saat ia mengunjungi Batu Luhur kondisinya sangat ramai oleh pengunjung yang ingin berwisata. Suasananya yang sejuk karena lokasinya di kaki Gunung Ciremai serta kolam renang yang menyegarkan dengan panorama yang indah.

"Dulu mah sekitar tahun 2018 an masih ramai. Bisa makan, pada main pengunjung tuh. Dulu mah ada taman Batu juga disini tuh sampai ada penyewaan mobil offroad di sini tuh buat menuju bukit seribu bintang," tutur Barnas.

Sementara itu, mantan pengelola objek wisata Batu Luhur Itok, memaparkan bahwa kondisi terbengkalai objek wisata Batu Luhur sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan sepinya objek wisata Batu Luhur seperti pandemi COVID-19 dan banyaknya tempat wisata baru yang ada di kaki Gunung Ciremai.