Paco mengungkapkan alasan mengapa ia memilih rendang yang menjadi favoritnya. "Rendang itu makanan istimewa dan itu mengingatkan saya pada kompleksitas pembuatan mole di Meksiko," ungkapnya.
"Tidak ada hubungannya, tapi sangat mirip dalam bagian kompleks dari kuliner," lanjut Fransisco.
Francisco de la Torre Galindo mengatakan jika kompleksitas rendang mirip seperti mole. Ini merupakan hidangan khas Meksiko yang ternyata salah satu jenis saus dengan cita rasa yang kompleks.
Mole berasal dari bahasa Nahuati yang dibaca 'molli', berarti saus. Meski Fransisco menyebut mole mirip dengan rendang, tapi bahan yang digunakan berbeda.
Dilansir dari Familia Kitchen (7/9/2026), bahan bakunya terdiri atas cabai kering, rempah-rempah, kacang, biji-bijian, dan juga sering ditambahkan cokelat. Biasanya saus mole ini disajikan bersama daging ayam atau kalkun.
Warna saus ini cokelat pekat dengan tekstur yang kental. Tak heran jika sang duta besar mengatakan kalau sajiannya mirip rendang.
Diketahui juga kalau sajian mole ini sudah ada sejak abad ke-16 menurut etnografi Mesoamerika: Historia General de las Cosas de Nueva España yang ditulis oleh friar Bernardino de Sahagún.