NADIKABAR.COM — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengirimkan 15 sampel DNA (Deoxyribonucleic Acid) korban Kapal Virgo Transport 8 ke Laboratorium DNA di Pusdokkes Polri di Jakarta, untuk mengetahui identitas korban.
"15 korban yang belum teridentifikasi masih menunggu hasil DNA yang sudah dikirim ke Jakarta," kata Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan di Banjarmasin, Selasa.
Dia menjelaskan tes DNA diperlukan lantaran kondisi fisik jasad sudah rusak dan tidak bisa dilakukan data pembanding ante mortem dari keluarga seperti ciri medis dan properti.
Oleh karena itu, langkah terakhir mengidentifikasi jasad dengan mencocokkan sampel genetika dari jenazah dengan data pembanding dari keluarga kandung.
"Untuk pembandingnya sudah kami kumpulkan dari sampel darah atau usap mukosa bukal orang tua, anak kandung, atau saudara kandung korban untuk dicocokkan," jelas Sofwan.
Sebelumnya Pusdokkes Polri telah berhasil mengidentifikasi delapan korban berkat pemeriksaan sampel DNA.
Adapun delapan korban teridentifikasi lewat tes DNA itu, yakni Yudis Tri Kurniawan, Tigi Dadang Prayugi, Sulisman, Kumaedi, Aji Albani, M. Syahril, Imam Buhari, dan Zaenal Walad Husen.
Hingga saat ini DVI Polda Kalsel telah berhasil mengidentifikasi 65 jenazah dari 80 korban meninggal Kapal Virgo yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.