Ia menjelaskan korban teridentifikasi dari primer DNA, sekunder ciri medis dan properti.

Dengan tambahan tiga orang teridentifikasi itu, maka jumlah total jenazah yang telah teridentifikasi 72 orang.

Tim DVI hingga kini masih melakukan proses identifikasi terhadap 10 jenazah dari seluruh jasad yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin 82 orang.