"Jadi kalau dinilai saya sakit hati kemudian bekerja sama dengan suami saya seperti itu bahkan untuk menerima fakta saya dihianati saya selama ini ternyata saya tidak mengetahui apapun," imbuhnya.

Sebagai informasi, Dwi Bagus Martono ditangkap karena telah membunuh Dini dan anaknya usai dilaporkan hilang sejak 20 September 2026. Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai hilangnya kedua korban beredar di media sosial.