NADIKABAR.COM — Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang masih berusia 4 tahun buka suara soal pernikahan siri suaminya. Ia membantah telah mengetahui pernikahan siri suaminya.

Martha mengaku diberitahu oleh Bagus setelah menghabisi Dini dan anaknya. Meski demikian, Bagus hanya menyebut istri sirinya, Dini dan anaknya telah hilang padahal telah dibunuh pada 20 September 2026 dan jasadnya kemudian telah dibakar dan digiling.

"Saya baru mengetahui itu langsung dengan pernyataan suami saya itu di tanggal 10 Oktober 2026. Itu harinya saya ingat di hari Sabtu malam Minggu, waktunya di sekitar pada Maghrib, itu tadi sudah saya ceritakan juga (saat) di teras halaman belakang rumah," kata Martha, dilansir NadiKabar, Selasa (3/11/2026).

"Dia minta maaf sambil bersujud-sujud dan menangis kepada saya karena dia punya perempuan lain dan sudah 2 tahun dia nikahi, dia nikah sendiri begitu," imbuhnya.

Untuk itu, Martha membantah bahwa dirinya ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. Sebaliknya, ia telah dikhianati oleh Bagus dengan pernikahan sirinya dengan Dini.

"Jadi kalau dinilai saya sakit hati kemudian bekerja sama dengan suami saya seperti itu bahkan untuk menerima fakta saya dihianati saya selama ini ternyata saya tidak mengetahui apapun," imbuhnya.

Sebagai informasi, Dwi Bagus Martono ditangkap karena telah membunuh Dini dan anaknya usai dilaporkan hilang sejak 20 September 2026. Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai hilangnya kedua korban beredar di media sosial.