"Dia kalau dikontrak (perusahaan) asing itu per hari aja bisa Rp 9 juta," lanjut dia.

Jumhur menambahkan, dalam sekali kontrak, Dwi Bagus bekerja bisa tiga bulan, tidak menetap di satu perusahaan saja. Dwi Bagus disebut memiliki keuangan yang cukup dan cerdas secara akademik.

Dwi Bagus juga merupakan lulusan program studi manufaktur di perguruan tinggi di Indonesia. "Pintar juga lah dulu, jurusan dia tuh jarang kali ya, manufaktur itu," ucap Jumhur.