Melalui layanan ezMeterai, pengguna dapat mengunggah dokumen, menentukan posisi e-Meterai, kemudian melakukan pembubuhan dalam hitungan detik. Dokumen yang telah dibubuhi e-Meterai selanjutnya dapat tersimpan dan diunduh kembali hingga 30 hari.

Layanan tersebut juga menyediakan pembelian e-Meterai mulai dari satu keping hingga dalam jumlah besar, sehingga pengguna dapat menyesuaikan kebutuhan dengan volume dokumen yang diproses.

“Kami menyediakan proses yang fleksibel karena kebutuhan pengguna sangat beragam. Ada yang membutuhkan satu keping untuk dokumen tertentu, sementara perusahaan lain memproses dokumen dalam jumlah besar. Keduanya dapat dilakukan melalui layanan yang sama dengan proses yang tetap praktis,” ujar Hutomo.

Selain pembubuhan secara langsung, ezMeterai menyediakan API e-Meterai bagi perusahaan yang ingin mengintegrasikan proses pembubuhan ke dalam sistem dan alur kerja digital yang telah digunakan.

Integrasi melalui API memungkinkan pembubuhan e-Meterai dilakukan dari sistem perusahaan sehingga sejumlah pekerjaan administratif yang bersifat berulang dapat diotomatisasi. Layanan API ezMeterai diklaim memiliki ketersediaan layanan 99,9 persen, waktu respons dalam beberapa detik, notifikasi secara real-time, serta lingkungan pengujian untuk mendukung proses integrasi.