NADIKABAR.COM — Jakarta (NadiKabar) — Digitalisasi administrasi mendorong perusahaan untuk menata kembali pengelolaan dokumen agar proses kerja berlangsung lebih cepat dan efisien. Salah satu tahapan yang ikut beradaptasi adalah pembubuhan meterai pada dokumen elektronik melalui penggunaan e-Meterai.
Ketika perjanjian, kontrak, hingga berbagai dokumen transaksi dikelola secara digital, proses pembubuhan e-Meterai menjadi bagian dari alur administrasi yang perlu diperhatikan, terutama bagi perusahaan dengan volume dokumen yang tinggi.
Chief Operating Officer ezMeterai, Hutomo Jati, mengatakan efisiensi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengelolaan dokumen digital, seiring meningkatnya aktivitas administrasi perusahaan.
“Apabila volume dokumen meningkat, proses administrasi perlu mengikuti ritme kerja perusahaan. Pembubuhan e-Meterai yang dapat dilakukan secara cepat membantu mengurangi tahapan yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih panjang, sehingga tim dapat berfokus pada proses kerja lainnya,” kata Hutomo dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).
Menurut dia, kebutuhan tersebut dapat dijawab melalui layanan e-Meterai yang memungkinkan pengguna melakukan pembubuhan secara digital tanpa harus melalui tahapan administratif yang panjang.
Melalui layanan ezMeterai, pengguna dapat mengunggah dokumen, menentukan posisi e-Meterai, kemudian melakukan pembubuhan dalam hitungan detik. Dokumen yang telah dibubuhi e-Meterai selanjutnya dapat tersimpan dan diunduh kembali hingga 30 hari.
Layanan tersebut juga menyediakan pembelian e-Meterai mulai dari satu keping hingga dalam jumlah besar, sehingga pengguna dapat menyesuaikan kebutuhan dengan volume dokumen yang diproses.
“Kami menyediakan proses yang fleksibel karena kebutuhan pengguna sangat beragam. Ada yang membutuhkan satu keping untuk dokumen tertentu, sementara perusahaan lain memproses dokumen dalam jumlah besar. Keduanya dapat dilakukan melalui layanan yang sama dengan proses yang tetap praktis,” ujar Hutomo.
Selain pembubuhan secara langsung, ezMeterai menyediakan API e-Meterai bagi perusahaan yang ingin mengintegrasikan proses pembubuhan ke dalam sistem dan alur kerja digital yang telah digunakan.
Integrasi melalui API memungkinkan pembubuhan e-Meterai dilakukan dari sistem perusahaan sehingga sejumlah pekerjaan administratif yang bersifat berulang dapat diotomatisasi. Layanan API ezMeterai diklaim memiliki ketersediaan layanan 99,9 persen, waktu respons dalam beberapa detik, notifikasi secara real-time, serta lingkungan pengujian untuk mendukung proses integrasi.
“Bagi perusahaan yang memproses dokumen dalam skala lebih besar, otomatisasi menjadi langkah berikutnya. Melalui API, pembubuhan e-Meterai dapat ditempatkan langsung di dalam alur kerja yang sudah berjalan, sehingga proses administrasi menjadi lebih terintegrasi dan efisien,” kata Hutomo.
ezMeterai juga menyediakan fitur perbaikan berkas PDF yang mengalami kerusakan sehingga dokumen dapat disiapkan sebelum proses pembubuhan e-Meterai maupun tanda tangan digital dilakukan.
Sebagai layanan e-Meterai resmi PERURI yang terhubung dengan Peruri Digital Security, ezMeterai menyatakan layanan tersebut dilengkapi dengan dukungan terhadap aspek keamanan dan privasi dokumen.
Dengan pilihan pembubuhan secara langsung maupun integrasi melalui API, penggunaan e-Meterai dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala aktivitas perusahaan.
Pemanfaatan layanan tersebut pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pembubuhan meterai pada dokumen elektronik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan menyederhanakan proses administrasi dan meningkatkan efisiensi kerja di tengah transformasi digital.