NADIKABAR.COM — Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno menerima kunjungan audiensi dari mahasiswa BEM Fakultas Hukum Universitas Brawijaya di MPR RI. Dalam kesempatan dialog tersebut, Eddy menjelaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto bersama legislatif untuk mempercepat transisi energi dan upaya mencegah krisis iklim.

"Transisi energi menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, menghadapi dampak krisis iklim, dan memperkuat ketahanan energi nasional," tegas Eddy dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).

Waketum PAN ini mengajak mahasiswa melihat persoalan transisi energi tidak hanya sebagai isu lingkungan, tetapi juga sebagai persoalan ekonomi, arah pembangunan dan keadilan sosial.

"Transisi energi itu merupakan keharusan dan bukan bukan merupakan pilihan," tegasnya.

Ia menjelaskan sekitar 65 persen pasokan listrik Indonesia masih bersumber dari energi fosil, dengan batu bara menjadi salah satu sumber utama. Ketergantungan tersebut memang mendukung keandalan pasokan listrik, tetapi juga menghasilkan emisi gas rumah kaca.