"Tutor daerah memperoleh perangkat yang sebelumnya hanya dimiliki lembaga besar. Materi ajar berjenjang siap pakai untuk semua tingkat, presensi dan pencatatan sesi digital, laporan otomatis untuk orang tua, serta aliran siswa dari lingkungan sekitarnya yang menemukan mereka lewat platform. Ribuan pendidik daerah dapat mengajar komunitasnya sendiri dengan standar layanan nasional dan memperoleh penghasilan darinya," kata Abhel.

"Kami ingin anak di kabupaten kecil mendapat kualitas pendampingan yang sama dengan anak di Jakarta, dan itu hanya mungkin kalau pendidik daerahnya ikut diberdayakan. Teknologi kami membuat guru di daerah bisa mengajar dengan materi, sistem, dan standar yang setara dimulai dari lingkungannya sendiri," sambung Adhel Pradita.

Sejak berdiri, Edupoint telah mendampingi lebih dari 70.000 pelajar dari jenjang TK hingga mahasiswa dan profesional, mencakup mata pelajaran sekolah, persiapan UTBK-SNBT dan sekolah kedinasan, kurikulum internasional (Cambridge dan IB), bahasa asing, mengaji, musik, hingga keterampilan digital. Seluruh program tersedia dalam moda tutor datang ke rumah maupun les online, dengan tarif yang dirancang terjangkau bagi keluarga menengah Indonesia.

"Langkah-langkah ini menempatkan transparansi dan kesinambungan sebagai arena persaingan baru industri bimbingan belajar nasional. Ke depan, Edupoint menyiapkan analisis capaian berbasis AI yang lebih rinci pada laporan belajarnya, sejalan dengan visinya menghadirkan pendamping belajar yang tepat bagi setiap anak Indonesia, baik di kota besar maupun pelosok," tutupnya.

Edupoint Indonesia (edupoint.id) adalah layanan les privat nasional yang beroperasi sejak 2016, menghubungkan siswa dengan lebih dari 20.000 tutor terverifikasi di 60+ kota di Indonesia. Edupoint melayani les tatap muka di rumah dan online untuk semua jenjang dan mata pelajaran, dengan pencocokan tutor berbasis AI, rencana belajar personal, laporan perkembangan bulanan, dan garansi penggantian tutor. Informasi lebih lanjut: edupoint.id.