Andrew Ellenbogen, President EIG, mengatakan: β€œBisnis investasi strategis kami dibangun berdasarkan tesis investasi dengan tingkat keyakinan tinggi di sektor-sektor yang tengah mengalami perubahan struktur. Plenum Power dikembangkan berdasarkan strategi pembentukan platform yang telah diterapkan EIG dalam berbagai inisiatif strategis sebelumnya di sektor minyak dan gas, LNG dan penyimpanan energi berbasis baterai. Strategi ini menggabungkan kemampuan EIG dalam menginisiasi peluang investasi, menghimpun modal, dan melakukan merger dan akuisisi (M&A) dengan keahlian global Acwa dalam pengembangan dan pengoperasian proyek. Bersama-sama, kami berupaya membangun platform ketenagalistrikan di AS dalam skala besar yang dapat berkembang melalui akuisisi dan pengembangan kapasitas baru.”

Kata Dr. Samir J. Serhan, Chief Executive Officer Acwa: β€œAmbisi kami adalah mengidentifikasi peluang investasi yang berpotensi menjadi aset infrastruktur berkinerja tinggi dan menciptakan nilai jangka panjang. Acwa memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengelola proyek yang kompleks di seluruh tahapan siklus hidupnya, mulai dari pengembangan dan pembiayaan hingga pengoperasian dan optimalisasi. Bersama EIG, kami ingin menerapkan disiplin tersebut untuk membangun platform infrastruktur ketenagalistrikan yang berdaya saing dan tangguh guna mendukung kebutuhan energi Amerika Serikat yang terus berkembang.”

Bagi EIG, kemitraan ini merupakan perluasan strateginya di sektor pembangkitan listrik di A.S. EIG telah berkomitmen investasi lebih dari AS$14,2 miliar di sektor pembangkitan listrik, energi terbarukan, penyimpanan energi, dan infrastruktur terkait transisi energi di seluruh dunia. Pengalaman tersebut menjadi landasan bagi pendekatan perusahaan dalam membangun dan meningkatkan bisnis di sektor energi.

Acwa adalah perusahaan swasta terbesar di dunia di bidang desalinasi air, pemimpin dalam transisi energi, dan pelopor pengembangan hidrogen hijau dalam skala besar. Bagi Acwa, kemitraan ini merupakan peluang strategis untuk memperluas kehadirannya di salah satu pasar ketenagalistrikan utama dunia, dengan memanfaatkan pengalamannya dalam merealisasikan proyek infrastruktur berskala besar di Timur Tengah, Asia, dan berbagai pasar internasional lainnya. Dengan portofolio global yang mencakup 111 aset di 16 negara dengan nilai aset kelolaan sebesar AS$127 miliar, Acwa memiliki kemampuan yang luas dalam hal pengembangan, investasi, pembiayaan, konstruksi, pengoperasian, dan optimalisasi aset. Kemitraan ini akan memanfaatkan semua kemampuan tersebut dalam mengevaluasi peluang akuisisi maupun pengembangan proyek di Amerika Serikat.

Siaran pers ini hanya untuk informasi. Siaran pers ini bukan merupakan penawaran untuk menjual atau ajakan untuk mengajukan penawaran pembelian efek. Semua penawaran hanya akan dilakukan sesuai ketentuan hukum pasar modal yang berlaku kepada investor yang memenuhi syarat, berdasarkan dokumen penawaran yang bersifat rahasia.