NADIKABAR.COM β€” Lead Economist PT Bank Danamon Indonesia Tbk Irman Faiz menilai bantuan pangan beras dapat menjadi penyangga daya beli masyarakat berpendapatan rendah dalam jangka pendek di tengah perlambatan pertumbuhan penjualan ritel atau eceran.

Menurut dia, dukungan fiskal semakin diarahkan pada program yang menyasar daya beli rumah tangga, terutama ketika masyarakat menghadapi tekanan harga pangan.

β€œDukungan fiskal menjadi semakin terarah pada daya beli rumah tangga. Perpanjangan bantuan beras menjadi penyangga utama dalam jangka pendek,” kata Irman dalam kajian Bank Danamon Indonesia di Jakarta, Senin.

Kajian Danamon mencatat pertumbuhan penjualan eceran pada Agustus 2026 melambat dibandingkan bulan sebelumnya, terutama pada konsumsi masyarakat secara luas.

β€œPertumbuhan penjualan eceran melambat menjadi 0,5 persen secara tahunan pada Agustus dari 1,1 persen pada bulan sebelumnya, dengan pelemahan terutama terlihat pada konsumsi masyarakat secara massal,” ujar Irman.

Bank Indonesia (BI) dalam Survei Penjualan Eceran memprakirakan Indeks Penjualan Riil (IPR) Agustus 2026 tumbuh 0,5 persen secara tahunan, melambat dibandingkan pertumbuhan 1,1 persen pada Juli 2026.