Hal itu karena aktivitas ekonomi digerakkan oleh kelompok masyarakat dengan tingkat pendapatan dan kemampuan konsumsi yang berbeda.

Ia menilai bahwa kelompok menengah atas masih memiliki kemampuan untuk mempertahankan konsumsi, sementara sebagian kelompok masyarakat bawah menghadapi tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga. Meski demikian, aktivitas konsumsi tetap berlangsung dengan kondisi dan kemampuan yang tidak sama.

“Jadi mungkin sekarang ini ekonomi kita lebih digerakkan oleh kelompok menengah atas yang masih berkonsumsi. Di kelompok bawah mungkin konsumsinya turun, tapi kan mereka masih berkonsumsi juga baik itu dengan bantuan, bansos atau mereka makan tabungan, mereka masih berkonsumsi juga,” ujar Piter pula.

Ia mengingatkan bahwa kondisi konsumsi masyarakat perlu dilihat secara lebih menyeluruh. Menurut Piter, masih berlangsungnya aktivitas konsumsi tidak serta-merta menunjukkan seluruh kelompok masyarakat memiliki daya beli yang sama.

Sebagian masyarakat masih mampu mempertahankan pola konsumsi, sementara sebagian lainnya harus menyesuaikan pengeluaran, bahkan menggunakan tabungan atau berutang untuk memenuhi kebutuhan.