Di pasar saham, AllianzGI Indonesia mempertahankan pandangan konstruktif seiring normalisasi premi risiko dan berlanjutnya perbaikan sentimen investor. Pendekatan selektif tetap diperlukan untuk mengidentifikasi peluang dalam kerangka investasi yang disiplin.

"Fokus kami tetap pada perusahaan dengan kinerja laba yang tangguh, kemampuan mempertahankan daya tawar harga yang kuat, serta valuasi yang menarik. Kami juga terus mencermati reformasi pasar modal, implementasi kebijakan, tren harga komoditas, arus investasi, serta arah kebijakan Federal Reserve sebagai faktor utama yang memengaruhi kinerja pasar," ujar Head of Equity AllianzGI Indonesia, Octavius Prakarsa dalam keterangannya, Kamis, (15/10/2026).

Sementara itu, di pasar obligasi, Fitri Lindawati, Head of Fixed Income AllianzGI Indonesia, mengatakan, pihaknya mengutamakan pengelolaan risiko durasi dan likuiditas secara disiplin. Penambahan eksposur pada obligasi bertenor panjang tidak dilakukan semata-mata untuk mengejar kinerja jangka pendek. Sebaliknya, evaluasi portofolio dilakukan untuk memastikan potensi imbal hasil tetap sepadan dengan risiko valuasi dan likuiditas yang dihadapi.