Adapun dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran ekspor barang dan jasa tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 31,37 persen.

"Kalau kami masukkan tambang, maka pertumbuhan ekonomi NTB sebesar 7,39 persen. Kalau kami keluarkan tambang, pertumbuhan ekonomi hanya 3,73 persen," kata Wahyudin.