NADIKABAR.COM — Senior Economist DBS Group Research Radhika Rao memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II-2026 akan lebih lambat dibandingkan semester I-2026. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi semester II diramal tetap berada di angka 5%.

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2026 berada di angka 5,45%.

Radhika menyampaikan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada semester II ini terjadi karena tidak adanya faktor pendukung seperti pada semester I 2026 yang tim redaksi lain seperti momentum Lebaran, stimulus pemerintah, serta tingginya belanja pemerintah pada awal tahun.