"Maka memang kemudian bisa saja orang-orang yang tidak merasa tumbuh itu memang tidak berada pada sektor-sektor yang tumbuhnya cukup tinggi. Jadi tidak merasakan bahwa memang betul tumbuh," ujarnya pula.
Edy menambahkan, keluhan mengenai kondisi ekonomi yang sulit, termasuk yang disampaikan masyarakat melalui media sosial, dapat mencerminkan pengalaman kelompok atau wilayah tertentu.
Sementara itu, data pertumbuhan ekonomi yang dirilis BPS menggambarkan perkembangan aktivitas perekonomian secara keseluruhan.
Ia pun tak menampik bahwa masih ada kemungkinan sebagian kelompok masyarakat yang menghadapi tekanan ekonomi di tengah pertumbuhan yang tercatat secara nasional.
"Tentunya di antara 280 juta penduduk Indonesia pasti masih ada yang mengalami tekanan ekonomi," katanya lagi.