Vidi mengatakan dugaan penyalahgunaan dana tersebut baru diketahui setelah pihaknya melakukan penelusuran terhadap sejumlah rekening. Dari hasil penelusuran sementara, transaksi diduga dilakukan melalui beberapa rekening dan sejumlah bank.

"Soal sering atau jarang itu relatif ya, tapi setelah akhirnya kita telusuri bersama-sama ke bank sudah dilakukan ke beberapa rekening, dari beberapa bank. Jadi ada bahkan satu bank beberapa rekening. Dilakukan selama hampir 9 tahun," jelas Vidi.

Kuasa hukum lainnya, Dwi Nofiyanti atau Via, menegaskan persoalan tersebut bukan baru muncul setelah YS mengundurkan diri tim redaksi April-Mei 2024.

Vidi menambahkan YS disebut hanya meninggalkan surat pengunduran diri. Surat tersebut, menurutnya, juga tidak diserahkan langsung kepada Diana, melainkan dititipkan kepada pekerja rumah tangga lainnya.

"Hanya meninggalkan surat saja tanpa pamit," ujarnya.