NADIKABAR.COM — Polisi menangkap mantan kepala badan intelijen luar negeri Jerman, BND, August Hanning, atas dugaan spionase. Kantor Kejaksaan Federal Jerman mengumumkan penangkapan tersebut pada Selasa (6/10).

Hanning memimpin BND dari Desember 1998 hingga November 2005. Setelah itu, ia pindah ke Kementerian Dalam Negeri Federal dan menjabat sebagai sekretaris negara hingga November 2009.

Menurut Kantor Kejaksaan Federal, Hanning menghadapi sejumlah tuduhan, termasuk dugaan spionase, membocorkan rahasia negara, mencoba melakukan pengkhianatan terhadap negara, serta bekerja sebagai agen dinas intelijen.

Seorang mantan pejabat tinggi BND juga ditangkap. Ia diduga memberikan ratusan dokumen rahasia kepada Hanning sebagai imbalan uang.

Michaela Kfner, editor politik utama DW yang melaporkan dari konferensi pers pemerintah mengenai penangkapan tersebut, menyebut kasus ini sebagai "skandal spionase terbesar abad ini yang sedang berlangsung di depan mata."

Polisi menangkap Hanning pada Selasa (6/10) pagi di rumahnya di Nordwalde, dekat Mnster, Jerman bagian barat. Informasi ini dilaporkan oleh WDR, NDR dan Sddeutsche Zeitung.