"Suatu hari, Kamis tanggal 16 April 2026, jam 01.00 Waktu Indonesia Barat dini hari, pada waktu saya dan istri sedang beristirahat, tiba-tiba datang aparat Kejaksaan Agung ke rumah saya. Satu malam yang sangat mengejutkan bagi saya dan keluarga," ujarnya.
Hery mengatakan momen malam itu sangat mengejutkan baginya. Lalu, dia langsung dibawa penyidik ke gedung Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Saya dibawa menuju Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan istri ikut mendampingi karena kondisi saya pada saat itu sedang tidak sehat," ujarnya.
Hery mengatakan pemeriksaan dilakukan hingga pagi. Dia mengatakan istrinya tak boleh mendampingi dalam pemeriksaan."Sampai di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, saya langsung diperiksa sampai pagi hari. Selama proses pemeriksaan, istri menunggu di luar karena tidak diperbolehkan untuk mendampingi saya," ujarnya.