"Dia mengalami masalah kecil, yaitu sakit kepala. Lamine itu jenius, jadi hal ini bisa dimengerti. Dia sudah libur selama tiga minggu dan baru berlatih beberapa hari. Wajar saja kalau dia belum berada di performa terbaiknya," katanya kepada para wartawan.
Flick juga menilai Yamal tetap memberikan kontribusi penting meski tidak mencetak gol atau assist.
"Kami perlu mencari solusi agar dia bisa kembali ke performa terbaiknya, tapi saya sangat menghargai penampilannya selama 60 menit itu. Dia melakukan tekanan yang sangat baik pada gol pertama dan pada gol kedua, dia mengoper bola ke Raphinha."
"Dia memberi kami lebih banyak opsi. Dia banyak membantu kami dan dia tampil bagus. Kita lihat saja perkembangannya, tapi kami membutuhkannya karena dia luar biasa," kata pelatih asal Jerman itu memuji Lamine Yamal.
Baca berita selengkapnya di NadiKabar.