WMO juga menyebut terdapat kemungkinan hampir 100 persen El Nino akan bertahan hingga Februari 2027. Fenomena ini umumnya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dan berlangsung sekitar sembilan hingga 12 bulan.

Menguatnya El Nino dikhawatirkan memperparah panas di tengah kondisi bumi yang sudah mengalami pemanasan akibat pembakaran bahan bakar fosil.

Dampaknya juga dapat meningkatkan cuaca ekstrem di berbagai wilayah.

"Peristiwa El Nino yang luar biasa ini berpotensi memberikan pukulan besar bagi masyarakat dan perekonomian di seluruh dunia," kata Kepala WMO Celeste Saulo.