Menurut WMO, dampak El Nino berupa kekeringan dan banjir telah mulai terlihat. Kondisi tersebut diperkirakan semakin meningkat seiring menguatnya fenomena El Nino.

Sektor yang sensitif terhadap perubahan iklim, seperti pertanian, kesehatan, energi, dan air, diminta bersiap menghadapi dampaknya.

Untuk periode September-November, WMO memprediksi kemungkinan suhu di atas normal terjadi di hampir seluruh wilayah daratan. Pola curah hujan juga diperkirakan menunjukkan respons atmosfer yang kuat akibat El Nino di Pasifik.

Suhu permukaan laut di wilayah tengah-timur Pasifik juga terus meningkat. Anomali suhu yang sebelumnya rata-rata 1,5 derajat Celsius di atas normal pada Mei-Juli, naik menjadi sekitar 2,2-2,6 derajat Celsius pada akhir Juli hingga pertengahan Agustus.