NADIKABAR.COM — Di antara 20 gerai yang berdiri di Kampung Long Pahangai II, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Elviana Ping sibuk menata manik-manik warna-warni di atas selembar kain. Perempuan berusia 49 tahun itu sedang membuat hiasan pada taah, kain tenun adat yang dikenakan dalam upacara tradisional.

Di gerai tersebut, berbagai kerajinan tangan adat Dayak tertata rapi, mulai dari gelang dan kalung manik-manik, anting-anting, bluko (topi tari adat), hingga anjat (tas punggung dari anyaman rotan). Ada pula pakaian adat yang dihiasi sulaman dan motif khas masyarakat setempat.

Elviana tidak bekerja sendirian. Putri ketiganya, Luwing, membantu melayani pembeli yang datang ke gerai, sementara ia melanjutkan pekerjaannya menyusun manik-manik.