"Edukasi dan literasi keuangan rutin kami jalankan sepanjang tahun ke berbagai kampus dan komunitas tanpa harus menunggu perayaan Bulan Inklusi Keuangan di bulan Oktober," ujar Deputi Bisnis Kantor Area Jatiwaringin Ichvan Ramdhani.
Ichvan mengatakan edukasi tersebut difokuskan pada perencanaan keuangan, investasi, pengelolaan utang, serta pencegahan risiko pinjaman dalam jaringan ilegal (pinjaman online ilegal).
Lebih lanjut, untuk mendukung sektor ekonomi kerakyatan, perseroan menyediakan program Gadai Peduli yang memberikan fasilitas pinjaman hingga Rp2,5 juta berjangka waktu 60 hari tanpa beban bunga, serta skema pembiayaan mikro berbasis syariah tanpa agunan hingga Rp10 juta.
Melalui kombinasi digitalisasi, diversifikasi produk, dan pendampingan usaha. Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 optimistis dapat terus menggerakkan potensi emas yang tersimpan di masyarakat agar menjadi lebih produktif dalam sistem keuangan formal.