NADIKABAR.COM — PT Remitra Global International Tbk (MKNT) berdiri di atas dua usaha yang sudah berjalan, yaitu manufaktur baja dan budi daya udang. Perusahaan juga sedang mengkaji industri yang berpotensi memberi imbal hasil yang baik bagi grup dan memperkuat fundamental grup dalam jangka panjang, salah satunya energi terbarukan.
Perusahaan tengah mengamati sejumlah peluang, yaitu pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB), dan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Hal ini masih berada pada tahap pengamatan dan kajian, serta belum terdapat kepastian bahwa kajian ini akan berujung pada investasi, termasuk mengenai waktu dan hasilnya.
"Saat ini kami sedang mengkaji sektor energi terbarukan, dan belum ada keputusan investasi. Kami memahami bahwa melangkah ke bidang baru adalah keputusan besar bagi pemegang saham. Karena itu, apabila kelak perseroan memperluas usaha ke sektor ini, langkah tersebut akan kami jalankan sesuai ketentuan pasar modal dan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku, dengan alokasi modal yang terukur demi meningkatkan nilai bagi pemegang saham," kata Direktur Utama RGI Santoso Widjojo dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).
Perusahaan berencana memperluas kegiatan usaha dari salah satu anak usahanya untuk mencakup kegiatan usaha holding pada Oktober 2026, dan menyelenggarakan RUPSLB penyesuaian kegiatan usaha RGI pada November hingga Desember 2026. Seluruh langkah tersebut tunduk pada persetujuan pemegang saham dan otoritas yang relevan sesuai dengan peraturan yang berlaku.