Istri dari Ifa Isfansyah itu menjawab rasa penasaran penonton soal makna monster dan UFO yang menjadi bagian dalam film. Ia menjelaskan, sosok monster misterius dalam film adalah simbol dari trauma penyintas kekerasan seksual yang mengendap di dalam diri setelah kekerasan terjadi. Sosok tersebut hanyalah bisa dilihat oleh sesama penyintas.
Kamila menggabungkan berbagai bentuk karakter untuk menciptakan sosok monster yang sebagian besar hanya terlihat sebagai siluet. Sosok aslinya, yang serupa dengan harimau, hanya terlihat sekejap di dalam film.
"Penonton bisa lihat kepalanya, mungkin terlihat seperti harimau, tapi sebenarnya itu kombinasi banyak hal, tangannya seperti (kaki) buaya, ada juga bentuk amuba," jelas dia.
Sosok harimau dipilih karena ada hubungannya dengan kebudayaan Jawa, dianggap sebagai entitas spiritual yang dihormati. Pilihan ini juga berhubungan dengan hadirnya Reog Ponorogo sebagai bagian dari cerita.
Sementara soal UFO, yang juga banyak diperbincangkan warganet, Kamila mengibaratkan kisah soal UFO serupa dengan kisah kekerasan seksual.
"Idenya adalah, saya menemukan bahwa ketika saya mengikuti kisah soal kekerasan seksual, cerita itu sulit dibuktikan. Jadi sama seperti sulit membuktikan UFO itu nyata atau tidak. Jadi, pada akhirnya seperti mengatakan bahwa ini memang nyata, kekerasan seksual itu nyata."