Ario mengatakan sebagai kreator dirinya tetap ingin menghadirkan unsur manusia dalam cerita yang dibuatnya.

β€œAku pingin ada manusia yang memainkan cita-citaku ya. Dan enggak tahu sih ke depan. Tapi kalau benar kata Morgan juga ya empati β€˜can they empathize?’,” tutur dia.

Ario Bayu menilai penggunaan AI sangat bergantung pada bagaimana teknologi tersebut diaplikasikan.

Menurut dia, AI menjadi salah satu bentuk evolusi teknologi. Terlebih, kini di global banyak investasi terhadap ekosistem AI untuk berbagai bidang membuat teknologi tersebut semakin sulit untuk menolak penggunaannya.

β€œJadi agak sulit kalau misalnya kita seperti aku seniman nih β€˜enggak boleh AI, aku enggak suka’… ini agak sulit untuk kita melawan karena the globe,” imbuh dia.