Teknologi tersebut, kata Ario, bersifat inevitable atau tidak terhindarkan karena perkembangan teknologi selalu bergerak ke depan, seperti arah evolusi yang tidak pernah berjalan mundur. Karena itu, ia menilai perlu kemampuan manusia untuk beradaptasi dan mencari keseimbangan, terlebih penggunaan Al saat ini sudah semakin luas.

Aktris Nirina Zubir menilai keberadaan AI yang terus berkembang dan tidak bisa dipungkiri keberadaannya sulit untuk dibilang tidak mendukung. Seperti, melihat perubahan AI berlangsung sangat cepat, dari awal kemunculannya hingga kini mampu menghasilkan detail visual yang semakin realistis.

Di sisi lain, ia menilai penggunaan aktor manusia masih memiliki keunggulan, terutama untuk produksi film berdurasi panjang yang belum tentu lebih murah jika sepenuhnya menggunakan AI.

β€œSebenarnya masih fifty-fifty banget sih, tidak bisa dipungkiri, tetapi juga sejauh ini masih berat. Karena masih kayak β€˜ah kita kan punya source-nya gitu’, dan kalau buat film 90 menit kayaknya lebih mahal deh jadinya, udahlah asli aja gimana,” kata Nirina.

β€œTapi kan kembali lagi produksi segala macam, kita tidak pernah tahu. Dan ya manusia yang bisa survive adalah manusia yang bisa beradaptasi,” tambah dia.