"Dengan kurang lebih 5.000 peserta tahun ini kami berharap erafone Run Jogja bukan hanya menjadi event yang ditunggu setiap tahun, tetapi juga menjadi event bergengsi bagi pecinta lari di Yogyakarta maupun di Indonesia," ujar Samuel.

Project Manager erafone Run 2026, Yoas Muliawan memaparkan alasan dipilihnya kawasan utara Jogja menjadi rute Erafone Run Jogja 2026. Keberadaan warisan dunia, Sumbu Filosofi Yogyakarta, menjadi alasan utamanya.

"Tahun ini kita mau memperlihatkan bahwa sumbu filosofi di Yogyakarta itu ada satu garis yang membentang dari utara ke selatan atau dari selatan ke utara gitu ya," ujar Yoas.

"Kami ingin peserta datang untuk berlari, tetapi pulang dengan membawa cerita tentang Jogja, komunitas dan pengalaman yang jarang ditemukan di event lain," imbuhnya.

Dengan latar kawasan Merapi, peserta diberi pilihan dua kategori, yakni 5K dan 10K. Selain itu beragam aktivitas pendukung, berbagai doorprize, hingga hiburan musik bersama band ska kenamaan, Souljah.

"Erafone Run mau memberikan experience di luar mungkin event-event lari yang sudah ada di Yogyakarta ini, ya. Dan yang pasti untuk hadiah, doorprize, dan lain-lain itu pasti banyak banget. Jadi konsepnya sportainment dan healthy party," ujar Yoas.