NADIKABAR.COM — Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyampaikan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa konflik antara AS dan Iran harus diselesaikan melalui jalur diplomasi, menurut keterangan kantor kepresidenan Turkiye pada Sabtu.
Erdogan berbicara dengan Trump melalui sambungan telepon pada Sabtu. Kedua pemimpin membahas hubungan bilateral Turkiye-AS serta perkembangan situasi regional dan global.
"Presiden Erdogan menyampaikan keyakinannya bahwa kerja sama antara Turkiye dan AS akan terus menguat.
Ia menyebutkan bahwa kedua negara akan berupaya memberikan momentum baru bagi hubungan tersebut dalam waktu dekat," demikian pernyataan kantor kepresidenan Turkiye.
"Presiden kami mengatakan bahwa ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat harus diakhiri dan berbagai persoalan perlu diselesaikan melalui diplomasi. Ia juga menegaskan bahwa Turkiye akan terus berupaya mendorong perdamaian," lanjut pernyataan tersebut.
Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran. Iran kemudian membalas serangan tersebut.
Meskipun konflik tersebut kini mereda, belum ada penyelesaian yang dicapai dan risiko kembali pecahnya permusuhan masih tetap ada.