Hasil evaluasi ini bakal menjadi bahan pembenahan agar skuad NadiKabar.com siap tampil lebih kuat pada musim depan.
Erick Thohir mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan turnamen yang diketuai Nizar Galang tersebut. Menurut Erick, kompetisi ini jadi wadah menjaga kebugaran insan pers.
"Bagus. Memastikan para media olahraga sehat. Karena dalam meliput kan kadang-kadang tidak ada waktunya. Sudah begitu, dikejar-kejar tenggat waktu. Jadi, kesehatan penting, dan juga akrab. Kalau saya lihat, media tidak saling menyerang, kan? Yang satu menjelekkan yang satu, kayaknya tidak. Kalau ini akrab karena semua ada check and balance," ujar Erick di Stadion Asiop, Jakarta, Kamis (5/11).
"Saya mengapresiasi, event ini harus bergulir terus. Apalagi, baru saja ada pemecahan rekor, juara bertahan dikalahkan oleh juara baru. Mudah-mudahan tahun depan ada juara baru lagi. Saya berharap tentu kami juga terus berkesinambungan antara PSSI, liga, dan semua rekan-rekan media. Kritik dan saran selalu terbuka karena kita bagian dari dunia olahraga, dunia sepak bola yang harus terus bersahabat, tetapi juga terus menjaga kredibilitas agar sepak bola kita terus maju," sambungnya.