NADIKABAR.COM — Bupati Maros Chaidir Syam batal terbang untuk kunjungan kerja (kunker) ke Jakarta imbas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung Selatan, Lampung. Chaidir pun memutuskan opsi pengembalian uang tiket alias refund sembari menunggu info penerbangan dibuka kembali.

Chaidir awalnya menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada Minggu (9/9/2026) pagi. Chaidir diagendakan berangkat dari Makassar menuju Jakarta pada pukul 06.20 Wita.

"Saya mau berangkat pakai Batik (pesawat Batik Air) pukul 06.20 Wita ke Jakarta, sekitar jam 04.00 saya ke bandara," kata Chaidir kepada NadiKabar.

Sesampainya di bandara, Chaidir menerima informasi jadwal penerbangan dari Makassar ke Jakarta dibatalkan. Penerbangan batal akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Sampai di sini (Bandara Sultan Hasanuddin) ternyata sudah ada pengumuman bahwa batal karena cuaca kan. Karena tidak ada perubahan, saya akhirnya me-refund, batal saja (penerbangan)," tuturnya.

Chaidir memilih opsi refund lantaran jadwal penerbangan selanjutnya belum pasti. Dia memahami kondisi ini karena penerbangan bisa mengancam keselamatan penumpang jika dipaksakan.

"Ini lebih bagus kita mengikuti arahan, karena jangan sampai berdampak buruk juga kalau misalnya maskapai melakukan penerbangan dengan kondisi debu vulkanik yang bisa merusak pesawat," jelas Chaidir.

Dia mengapresiasi pihak bandara yang telah memberikan layanan pengembalian uang tiket 100%. Saat ini Chaidir masih menunggu jadwal penerbangan selanjutnya untuk menghadiri agenda revalidasi Geopark Maros-Pangkep di Jakarta, Senin (7/9) besok.

"Iya masih menunggu jadwal penerbangan apakah bisa nanti malam atau kita bisa berangkat insyaallah. Saya lihat penerbangan yang batal hanya ke Jakarta," ucapnya.

"Acaranya kan juga besok untuk acara Geopark. Agenda Bersama teman-teman geopark untuk melihat hasil revalidasi Geopark Maros-Pangkep," imbuh Chaidir.

Diketahui, status aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau saat ini pada level III atau siaga. Menurut otoritas gunung api atau PVMBG, aktivitas vulkanik masih tinggi. BNPB masih memantau penuh dan mengevaluasi secara terus menerus dinamika aktivitasnya.

Terkait dengan zona bahaya, PVMBG menetapkan status aman berada pada radius di luar 3 km. Hal tersebut berdasarkan beberapa indikator aktivitas, seperti morfologi dan jangkauan material vulkanik yang dilontakan dari puncak gunung.

BNPB mengimbau setiap pihak untuk tetap tenang, waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bahaya erupsi gunung api. Publik diharapkan tidak terpancing oleh disinformasi dan misinformasi yang dapat menimbulkan kepanikan dan kegaduhan.

Erupsi tersebut membuat enam bandara dilaporkan ditutup termasuk Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Lima bandara lain yang ditutup adalah Radin Inten Lampung, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe Jakarta, Budiarto Curug Tangerang dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.