NADIKABAR.COM — Selandia Baru pada Rabu meningkatkan status kewaspadaan terhadap aktivitas vulkanik karena berlanjutnya erupsi abu vulkanik di White Island, yang juga dikenal sebagai Whakaari.

Badan pemantau geologi, Earth Sciences New Zealand, menyatakan “tidak ada ancaman terhadap daratan utama, selain kemungkinan tercium bau belerang yang cukup jelas dan turunnya abu tipis,” demikian laporan Radio New Zealand.

“Selimut abu vulkanik terlihat di sekitar lubang erupsi aktif di Kawah Utama, sementara sejumlah kecil abu terbawa ke atas dalam kolom uap dan gas,” kata Earth Sciences New Zealand.

Menurut lembaga itu, aktivitas pelepasan material tergolong lemah, tanpa bukti adanya erupsi eksplosif.

Kode warna penerbangan juga dinaikkan menjadi oranye atau Level III, tambah lembaga tersebut.

Whakaari merupakan gunung berapi stratovolkano andesit aktif yang terletak 48 kilometer di lepas pantai timur Pulau Utara Selandia Baru.

Earth Sciences mengatakan aktivitas tersebut dapat berlanjut selama berminggu-minggu.

Namun, lembaga itu menambahkan bahwa kemungkinan terjadinya dampak signifikan terhadap daratan utama tetap sangat kecil.

“Intensitas aktivitas vulkanik harus meningkat secara signifikan agar kemungkinan tersebut bertambah,” tambah Earth Sciences.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan