Danang menekankan bahwa untuk saat ini yang perlu diwaspadai adalah sebaran abu vulkanik yang telah sampai ke berbagai wilayah termasuk DKI Jakarta. Ini karena abu vulkanik berbahan silika, bahan dasar kaca.
"Karena dari abu vulkanik itu kan dampak kerusakannya juga sangat besar. Kemudian, ya seperti itu gitu ya. Yang kita tahu bahwa abu vulkanik itu kan bahan dasar kaca ya, silika. Ini menjadi hal yang betul-betul perlu kita antisipasi, terutama dampak terhadap pernapasan, dampak terhadap mata, dampak juga terhadap penerbangan. Itu yang betul-betul perlu diwaspadai gitu," tuturnya.
"Makanya edukasi penting. Ini bukan masalah abunya belum ada, tapi kalau Anda mencoba misalnya keluar rumah kemudian ada mobil yang diparkir di depan rumah, kacanya saja (diusap) pakai tangan itu kan pasti ada bekas debunya," lanjutnya.
Danang menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalau misal harus keluar, pakai masker dan pelindung mata yang bisa mencegah abu atau debu.