"Untuk tsunami tadi sudah kami sampaikan bahwa memang setelah terjadinya runtuhan tubuh Anak Krakatau sebelumnya ya di tahun berapa 2020 ya. Nah, kemudian saat ini memang Gunung Anak Krakatau itu masih membentuk kubah lava yang baru," ujarnya.

"Tapi hasil pemantauan kami menunjukkan bahwa ini tidak berpotensi tsunami," sambungnya.

Menurutnya, masyarakat tak perlu khawatir terkait potensi tsunami akibat pertumbuhan kembali tubuh Gunung Anak Krakatau saat ini. Dia mengatakan pertumbuhannya masih relatif kecil.