Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur Andi Harun meminta masyarakat menghemat penggunaan air bersih menyusul penyusutan debit Sungai Mahakam dan meningkatnya kadar klorida di air akibat kemarau panjang.

Andi Harun di Samarinda, Sabtu (30/8), menegaskan kondisi Sungai Mahakam yang menyusut turut mempengaruhi operasional sejumlah fasilitas penyadapan (intake) air bersih di wilayah Palaran, Pulau Atas, Bukuan dan Bantuas.

Selain penurunan debit air, peningkatan kadar klorida menjadi faktor krusial karena berkaitan langsung dengan kualitas dan kelayakan air yang didistribusikan kepada masyarakat.