NADIKABAR.COM β Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membidik antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Malang, Jember, dan Blitar, dapat terselesaikan dalam 1β2 hari ke depan.
βIntinya, kami dalam satu-dua hari ini sudah harus tuntas masalah di Jatim,β ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa.
Laode menyampaikan pernyataan tersebut setelah bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Laode berharap agar antrean panjang yang terjadi di Bali, tidak terjadi lagi di daerah lain, termasuk Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Laode juga membantah perihal pasokan BBM Jawa Timur didistribusikan ke Bali ketika krisis BBM terjadi di Bali.
βOh, nggak. Jawa Timur ini kan masuk MOR V (Marketing Operation Region V), Jatimbalinus. Jangan sampai dikirim ke tempat-tempat lain dari sana, tetapi Jatimnya sendiri tidak terpasok dengan baik,β ucap Laode.