Kapasitas listrik yang cukup besar, tutur Yuliot, di antaranya disuplai dari PLTN. Ia merujuk ke Prancis yang mayoritas suplai listriknya berasal dari PLTN.
βKalau kita lihat untuk Korea sendiri, mereka waktu awal mengembangkan PLTN justru belajar dari Indonesia, karena reaktor riset kita yang punya. Itu tahun 1962,β ucap Yuliot.
Akan tetapi, sekarang, Yuliot menyampaikan Korea telah menjadi vendor teknologi PLTN. Selain itu, negara-negara ASEAN juga mulai mengembangkan PLTN, seperti Timor Leste yang sudah membuat perencanaan PLTN, Vietnam yang sudah memulai konstruksi, termasuk Thailand, Malaysia dan Singapura.
βJadi, ini kan kita karena sudah ada target waktu, dari sekarang kan kita juga sudah harus menyiapkan karena pembangunan PLTN itu kan membutuhkan waktu 7 tahun sampai dengan 10 tahun. Kalau target tahun 2034, ya dari sekarang kita harus menyiapkan tapak untuk PLTN itu sendiri,β ujar Yuliot.