NADIKABAR.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong kerja sama teknologi antara perusahaan minyak dan gas bumi (migas) dalam negeri dengan perusahaan migas AS untuk mencapai lifting minyak 1 juta barel per hari.
“Kami lihat kolaborasi antar perusahaan multinasional dan juga di dalam negeri, seperti Pertamina Hulu Energi, kami akan dorong bagaimana kolaborasi di antara mereka,” ucap Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.
Yuliot menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ke G20 Energy Abundance Ministerial Meeting di Houston, Texas, Amerika Serikat, pada pertengahan September 2026, ia sempat bertandang ke ExxonMobil.
Adapun yang menjadi sorotan Yuliot adalah infrastruktur dan teknologi yang dimiliki oleh perusahaan migas asal Amerika Serikat tersebut. Yuliot menyampaikan teknologi ExxonMobil bisa menganalisis data 40 terabyte (TB) dalam satu detik.