Ketika suplai alumina lebih tinggi dibandingkan permintaan global akibat ekspansi smelter alumina yang masif, Yuliot mengkhawatirkan hal tersebut dapat berdampak terhadap harga komoditas.

“Pada saat ternyata suplai lebih tinggi, nanti kan itu harga kan juga akan terjadi penurunan signifikan. Ini pasarnya kan bukan hanya pasar domestik untuk produk yang dihasilkan, kita juga memperhatikan permintaan global,” ujar Yuliot.

Menteri Investasi dan Hilirisasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan realisasi investasi hilirisasi bauksit meningkat 193 persen menjadi Rp40,1 triliun pada kuartal II 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar Rp13,7 triliun.