NADIKABAR.COM — Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates berkapasitas 100 megawatt (MW) arus bolak-balik (AC) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, terus dipercepat untuk menambah pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar fosil.
Direktur Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tony Susandy menyatakan pemanfaatan permukaan Waduk Karangkates untuk pembangkit listrik tenaga surya menjadi salah satu strategi pengembangan energi bersih tanpa harus mengorbankan lahan daratan produktif.
"Kami sangat mengapresiasi langkah progresif PLN dalam mengoptimalkan potensi permukaan air Waduk Karangkates menjadi PLTS Terapung berskala 100 MWac," katanya dalam keterangan diterima di Surabaya, Minggu.