Executive Vice President Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN Widya Anggoro Putro menjelaskan pembangunan PLTS terapung membutuhkan ketelitian rekayasa teknis agar fasilitas pembangkit dapat beroperasi secara optimal dan memberikan kontribusi terhadap keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur.

Sementara itu, General Manager PLN UIP JBTB Hendro Prasetyawan mengatakan proyek tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pemanfaatan energi surya sekaligus mendukung pengembangan kapasitas PLTS hingga 100 gigawatt peak (GWp) secara nasional.

Ia memastikan PLN UIP JBTB bersama PLN Nusantara Power akan mengawal pembangunan proyek tersebut agar nantinya mampu menghasilkan pasokan listrik yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi masyarakat.