"Saya sempat turun lewat eskalator itu, cuma eskalatornya sudah mati tadi. Jam 8-an itu sudah nggak ada apa-apa, tapi eskalator belum ditutup. Jadi saya lewat-lewat aja," ujar Eka.

Dia baru mengetahui eskalator tersebut sebelumnya mengalami masalah setelah mendapat informasi dari warga.

"Iya, cuma tadi itu belum ditutup pembatas sama petugas," ungkapnya.

Eka mengaku sempat merasa khawatir setelah mengetahui eskalator tersebut mengalami gangguan dan sebelumnya berjalan mundur. Namun, karena eskalator sudah dalam kondisi mati, dia mengira masih aman untuk digunakan.

"Sebenarnya khawatir juga. Apalagi setelah dengar eskalatornya sempat jalan mundur. Tapi karena sudah mati, jadi kupikir aman aja buat turun," imbuhnya.